animasi identik dengan anak anak, dan hasil karya editan manusia. jika seorang anak menyukai animasi, itu adalah hal wajar, tetapi jika seorang remaja menyukai animasi, rasanya kurang wajar terjadi. namun kenyataannya, remajalah yang sebagian besar mengarti amanat yang terkandung dalam animasi yang mereka tonton. namun mengapa anak anak lah yang sangat identik dalam animasi. didalam sebagian besar animasi, pastinya ada sebuah rangkaian huruf yang berbunyi R-BO, yang berarti remaja bimbingan orang tua. namun, sebagian remaja, selalu jaim akan hal itu.
menurut saya , tak perlu lah seorang remaja membenci atau menjauhi animasi, karena hal itu tak kan merubah apapun. dan jika ada seorang remaja yang menyukai animasi, tak mperlulah kita, sebagai remaja lain merendahkannya. jangan lihatr animasi itu semua dari semua gambar yang ada, tapi lihatlah sebuah produk animasi dari amanat yang terkandung darinya.
dairykuAlkhawarizmi
Sabtu, 09 Januari 2016
Sabtu, 02 Januari 2016
the experiences in this holiday
liburan, kata yang sering terucap oleh sebagian besar anak sekolah di negara ini. Liburan, identik dengan berpergian, bersenang senang, dan penuh keceriaan. liburan, biasannya diartikan sebagai waktu dimana seseorang menenangkan diri dari hal yang membuat dirinya tak tenang seperti ulangan ahir untuk para pelajar di negara ini.
tapi, apakah patut disebut liburan, jika hari demi hari selalu dipenuhi dengan kata kata yang berkesan menghina, dan menyuruh, terlebih jika kata kata itu diucapkan oleh keluargannya sendiri, pasti menyedihkan.
Liburan kali ini bagiku, adalahliburan yang lebih baik dari pada liburan tahun lalu. tahun lalu adalah liburan yang terburuk menurutku. betapa tidak, coba bayangkan, anda jadi aku, aku susah payah mengajak ayahku hanya ingin pergike pasar malam dulu. tapi, sesampai disana, aku tak diizinkan turun dan menikmati suasana, melainkan terus menjauh dari pasar malam itu dan pergi pulang.sangat menyedihkan.
Liburan kali ini, memang lebih mending dari liburan kala itu, aku diajak ke Wonosobo, ke pantai Ketawang dan sebagainnya. tapi setelah selesai, dan pulang, aku dirumah hanya tidur, disursuh suruh dan sebagainnya. memang itu adalah hal yang luwes jika seorang ortu menyuruh anaknya melakukan sesuatu. tapi itu takluwes lagi menurutku, karena mereka menyuruhku dengan kasar, memarahi setelah pekerjaanku selelsai, terlebih mereka tak memberiku penghargaan seperti upah maupun pujian, sungguh menyedihkan. hanya cemoohan yang menyudutkanku yang ku terima dari mereka.
tapi tak apalah, esok aku kan kembali sekolah, dan meninggalkan masa liburan sedih ini. lebih baik mengangkat telunjuk didepan gguru dan menjawab pertanyyaan, daripada harus begini
"I think, this is my worst holiday of the worst holiday last year"
artikel ini, telah kupublikasikan ke akun facebook dan tweeter ku di https://www.facebook.com/TaufanFansPageAlKhawarizmierz dan https://twitter.com/muhsalmanalfar7
tapi, apakah patut disebut liburan, jika hari demi hari selalu dipenuhi dengan kata kata yang berkesan menghina, dan menyuruh, terlebih jika kata kata itu diucapkan oleh keluargannya sendiri, pasti menyedihkan.
Liburan kali ini bagiku, adalahliburan yang lebih baik dari pada liburan tahun lalu. tahun lalu adalah liburan yang terburuk menurutku. betapa tidak, coba bayangkan, anda jadi aku, aku susah payah mengajak ayahku hanya ingin pergike pasar malam dulu. tapi, sesampai disana, aku tak diizinkan turun dan menikmati suasana, melainkan terus menjauh dari pasar malam itu dan pergi pulang.sangat menyedihkan.
Liburan kali ini, memang lebih mending dari liburan kala itu, aku diajak ke Wonosobo, ke pantai Ketawang dan sebagainnya. tapi setelah selesai, dan pulang, aku dirumah hanya tidur, disursuh suruh dan sebagainnya. memang itu adalah hal yang luwes jika seorang ortu menyuruh anaknya melakukan sesuatu. tapi itu takluwes lagi menurutku, karena mereka menyuruhku dengan kasar, memarahi setelah pekerjaanku selelsai, terlebih mereka tak memberiku penghargaan seperti upah maupun pujian, sungguh menyedihkan. hanya cemoohan yang menyudutkanku yang ku terima dari mereka.
tapi tak apalah, esok aku kan kembali sekolah, dan meninggalkan masa liburan sedih ini. lebih baik mengangkat telunjuk didepan gguru dan menjawab pertanyyaan, daripada harus begini
"I think, this is my worst holiday of the worst holiday last year"
artikel ini, telah kupublikasikan ke akun facebook dan tweeter ku di https://www.facebook.com/TaufanFansPageAlKhawarizmierz dan https://twitter.com/muhsalmanalfar7
Langganan:
Postingan (Atom)